Cerita Anak Bang Napi si Penjaga Sekolah Paud Yang Baik Hati

Cerita anak bang napi si penjaga sekolah paud yang baik hati - Di sekolah paud kami ada seorang penjaga sekolah bernama bang Napi. Bang Napi sangat baik sekali kepada anak-anak. Dia selalu membantu semua aktifitas sekolah Paud Indah Nusa, mulai dari persiapan belajar sampai membereskan perlengkapan sekolah Paud ketika selesai belajar. Berikut kisah Cerita Anak Bang Napi si Penjaga Sekolah Paud Yang Baik Hati.

Sehari-hari bang Napi terkenal sangat ramah kepada anak-anak, terutama siswa sekolah Paud Nusa Indah. Ia juga berperan aktif dalam kegiatan yang diadakan di lingkungan RW kami. Seperti jika ada rapat RT atau RW, bang napi sangat sigap menyiapkan peralatan di pos RW.

Cerita Anak Bang Napi si Penjaga Sekolah Paud Yang Baik Hati
Cerita Anak Bang Napi si Penjaga Sekolah Paud Yang Baik Hati
Semua anak-anak suka kepada Bang Napi. Namun bang napi hidup seorang diri. Ia senang membujang dan tak mau punya seorang istri. Bukan tidak mau memiliki istri apalagi seorang anak. Bang Napi yang hidup dari penghasilan sehari-hari mungkin tidak bisa mencapai mimpi untuk meminang seorang istri impiannya. Terkadang ia menjalani hidupnya dengan bertugas sebagai jaga malam (hansip;red).

Karena ke-sendiriannya terkadang membuat Bang Napi sering melamun dan menyendiri. Tubuhnya yang gendut dan rambutnya yang gondrong tak terurus. Membuat penampilannya agak "sangar". Namun sesungguhnya hatinya sangat baik dan sangat sayang kepada anak-anak.

Terakhir kabar dari Bang Napi. Warga terkejut ketika mendengar Bang Napi menderita sakit hepatitis. Sepulang dari pasar malam. Tubuhnya menggigil dan ia tak sadarkan diri.

Akhirnya ia meninggal dunia dan pergi selama-lamanya. Banyak warga yang merasa sedih kepada Bang Napi. Ia adalah sosok yang peduli dengan sesama serta tidak sombong kepada orang lain. Mau bertegur sapa kepada siapa saja. Semoga arwahmu diterima di sisi-Nya dan diterima semua amal ibadahmu. Selamat jalan Bang Napi.

Hikmah Cerita anak bang napi si penjaga sekolah paud yang baik hati kali ini adalah kita mesti tetap baik hati didalam segala kesulitan yang kita hadapi. Semoga bisa bermanfaat. Baca juga dongeng anak cerita si Boncel anak sakti. Sampai jumpa di cerita lainnya.

Dongeng Anak Cerita si Boncel Anak Sakti

Dongeng Anak Cerita si Boncel Anak Sakti - dongeng anak kali ini menceritakan si Boncel yang kerap di panggil anak sakti. Kesaktian si Boncel kerap dipakai untuk kebaikan. Banyak orang-orang yang dibantu boncel didalam segala masalah. Suatu hari si boncel sedang menyusuri pematang sawah yang menguning siap panen.

Tiba-tiba dari kejauhan ada seorang kakek tua yang berjalan menuju arah si Boncel. Si Boncel memberi salam kepada kakek itu, namun kakek itu tidak menjawab bahkan si kakek sengaja mendorong si Boncel sehingga Boncel jatuh ke dalam parit di pinggir pematang.

Dongeng Anak Cerita si Boncel Anak Sakti
Dongeng Anak Cerita si Boncel Anak Sakti
Dengan sigap Boncel langsung melompat dan tidak jatuh ke dalam parit. "Wahai kakek, ada apa gerangan kau mendorong aku dan tidak menjawab salamku". Si kakek tidak menjawab pertanyaan malah menjulurkan tongkat yang berisikan buntelan ke arah Boncel.

Boncel yang sakti menangkis dan terus menghindar dari serangan si kakek. "Wahai anak sakti, dari mana kah kau berasal, siapakah gurumu?". Si kakek bertanya setelah lelah menyerang. "Maaf kek, bukan aku tidak mau menjawab, tetapi aku merasakan ada aura balas dendam dalam diri kakek".

Si kakek tidak menjawab namun langsung meninggalkan si Boncel, si Boncel tidak dendam kepada si kakek, dia hanya tertegun sementara dan melanjutkan perjalanannya.

Dari jauh seseorang ternyata telah menyaksikan adegan tadi, kemudian orang itu menghampiri si Boncel. "Wahai anak muda..tunggu!". Kembali si Boncel menghentikan langkahnya.

"Ada apa kisanak?" si Boncel bertanya.

"Tadi aku perhatikan kau sangat sakti sekali. Tahukah kau dengan siapa kau bertarung?" orang itu bertanya.

"Tidak aku tidak tahu"
"Kau tadi bertarung dengan kakek sakti dari gunung macan" si orang itu menjelaskan.

"Aku tidak pernah mencari musuh, akupun tidak mengharapkan kesaktian ini. Aku cuma berharap bisa membantu orang-orang yang ingin pertolongan. Dan akupun ingin menjadi orang normal kembali".

"Baiklah jika itu keinginanmu" orang itu langsung pergi sekelebat cahaya.

Si Boncel tanpa pikir panjang terus berjalan lagi. Keesokan harinya si Boncel bangun dengan perasaan bahwa ia tidak kehilangan kekuatannya, namun ia tetap bersyukur. Baginya ada dan tiada kesaktian itu tidak menjadikan dirinya sombong kepada siapa saja.

Hikmah dari Dongeng Anak Cerita si Boncel Anak Sakti ini mengajarkan kepada kita bahwa janganlah sombong kepada siapa saja dan jangan pernah menganggap remeh orang lain. Baca terus dongeng seru lainnya seperti Cerita Anak Kupu-kupu Emas yang Sombong. Nah Adik-adik semoga kalian bisa mencontoh hikmah dari dongeng diatas. Sampai jumpa

Cerita Anak Kupu-kupu Emas yang Sombong

Cerita anak kupu-kupu emas yang sombong - pada suatu ketika disebuah taman bunga yang sangat luas. Banyak sekali serangga dan hewan yang beterbangan di sekitar taman bunga tersebut. Sebut saja ada lebah, capung, burung, kupu-kupu dan lain-lain. Mereka sibuk dengan tugas dan pekerjaannya masing-masing.

Ada lebah menghisap madu, ada capung yang terbang kesana kemari mencari makanan dari tumbuh-tumbuhan. Ada kupu-kupu yang hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain.

cerita anak kupu kupu sombong


Namun ada seekor kupu-kupu yang tampaknya sedang malas bekerja. Ia hanya termenung di pinggir taman bunga dan tidak mau bekerja seperti teman-temannya.

Ia merasa malu untuk terbang karena sayapnya tidak berwarna cerah seperti teman-temannya. Sebut saja namanya si Kupik.

Hingga suatu saat ada kupu-kupu yang datang menyapanya. "Hai Kupik kamu kenapa tidak terbang bersama kami" temannya bertanya. Si Kupik menjawab "Aku malu karena sayapku tidak seperti kalian, sayap kalian berwarna sedang aku tidak, sayapku tidak cemerlang" sedih si Kupik.

Kupik hanya meratapi sayapnya namun ia tidak mau berusaha. Sampai suatu ketika pada malam hari ia melihat bintang jatuh dan ia mengucapkan keinginan. Keinginannya adalah jika sayapnya bisa berwarna emas yang kemilau.

Keesokan harinya si Kupik mendapati sayapnya berwarna emas mirip seperti yang ia inginkan ketika melihat bintang jatuh semalam. Si Kupik menjadi sangat sombong dengan warna sayap barunya. Setiap pagi ia hanya mengembangkan sayapnya dan tidak mau menghisap bunga.

Sampai suatu ketika ia ingin mengepakkan sayapnya, namun karena ia sering mengembangkan sayap untuk hanya pamer, akibatnya ia tidak bisa terbang seperti sedia kala. Akhirnya si Kupik menyesal telah menjadi sombong oleh karena warna sayapnya menjadi emas yang mengkilau.

Nah adik-adik hikmah dibalik Cerita anak kupu-kupu emas yang sombong adalah janganlah kita merendah diri dengan kekurangan yang ada pada diri kita serta janganlah menjadi sombong ketika memiliki kelebihan. Inti dalam hidup ini adalah keseimbangan dan bersyukur dengan apa yang kita punya. Yuk kita baca artikel lainnya seperti tips menjaga kesehatan anak. Salam

5 Tips Menjaga Kesehatan Anak

5 Tips Menjaga Kesehatan Anak

5 Tips Menjaga Kesehatan Anak - Anak adalah aset keluarga yang sangat berharga. Sebagai orang tua kita hendaknya selalu menjaga serta merawat kesehatan anak, mulai dari ujung rambutnya sampai ujung kakinya. Sebagai individu yang tumbuh, sebagai orang tua kita tentunya tidak bisa menjaganya setiap waktu, oleh karenanya kita selalu mengawasi dan memperhatikan serta mendidik anak untuk bisa menjaga kesehatannya. Berikut adalah Tips Menjaga Kesehatan Anak yang bisa anda terapkan kepada putra-putri anda tercinta di rumah.

1. Ajarkan anak untuk membiasakan bangun pagi

Bangun pagi adalah hal yang paling sering diajarkan sejak dini. Memang bagi para putra-putri dibawah lima tahun masih perlu jam tidur yang panjang, namun seiring dengan umur anak yang makin bertambah, maka kita sebagai orang tua harus sering mengajarkan bangun pagi kepada anak kita. DI kota besar bangun pagi sudah menjadi kewajiban bagi kebanyakan anak, namun bagi yang mendapat skedul sekolah sian, bangun pagi menjadi sangat berat bagi anak. Anak akan selalu mencari figur yang bisa menjadi contoh bagi mereka. Kitalah orang tua yang harus memberikan contoh akan pentingnya bangun pagi kepada anak-anak kita.

Sedikit tips bagi orang tua agar putra-putri mereka bisa bangun bagi dengan ceria (terutama di hari minggu/libur), yaitu dengan mengajak mereka dengan kegiatan pada hari tersebut, sebutlah jika anda ingin mengajak mereka berolahraga atau mengajak pergi kesuatu tempat yang mereka senangi dan mengharuskan mereka untuk bangun pagi.

2. Ajarkan anak untuk membiasakan gosok gigi

menggosok gigi adalah hal yang penting bagi kesehatan anak. menggosok gigi bagi anak-anak memang hal yang bisa jadi membosankan karena mereka harus menggosok gigi mereka setelah makan, sebelum tidur dan bangun tidur. Jadilah contoh bagi mereka kalau anda sudah melakukan hal itu bagi mereka. Mengajak mereka untuk menggosok gigi bersama adalah hal yang bisa anda lakukan bersama putra-putri anda untuk tahu bagaimana serunya menggosok gigi. Berikan pengertian yang penting kalau mereka tidak segera menggosok gigi setelah bangun tidur, setelah makan dan sebelum tidur. Antarkan anak anda untuk periksa secara rutin ke dokter gigi. Jadi pastikan kebersihan mulut dan gigi putra-putri anda bersih dari segala macam kotoran atau sisa-sisa makanan.

Tips Menjaga Kesehatan Anak


3. Ajarkan anak untuk mandi pagi dan sore

Mandi bisa menjaga kulit kita dari segala penyakit. Membiasakan  mandi minimal 2 kali sehari bisa menjaga kesehatan kulit buah hati kita. Biasanya ketika hari libur, banyak anak-anak yang malas untuk bangun pagi dan mandi pagi, karena mereka ingin hari minggu untuk bermalas-malasan setelah seminggu beraktivitas. Mulai menjadi tauladan bagi anak-anak anda, ceritakan kalau kita tidak mandi sehari 2 kali apa yang akan terjadi, kulit akan menjadi tidak sehat dan gampang sekali timbul penyakit kulit yang akan menyerang kita.

4. Membiasakan anak untuk memeriksa kesehatan kuku

Anak-anak sering bermain di tempat yang kotor, dan kemungkinan akan membekas pada kuku setelah bermain. Kuku inilah yang akan membawa bibit penyakit. Biasanya kuku anak akan sering terlihat kotor kalau anak-anak lupa membersihkannya. Kuku adalah tempat yang paling sering dihinggapi oleh bibit penyakit dan paling mudah masuk kedalam tubuh anak-anak lewat aktifitas tangan mereka. Rawatlah kuku anak dengan mengajarkannya membersihkan tangan sebelum makan dan mencuci tangan setelah makan.

5. Membiasakan anak untuk hidup bersih

Mulailah dari kita sebagai orang tua untuk hidup bersih dan merawat kesehatan serta kebersihan diri sampai kebersihan lingkungan rumah. Anak yang dibiasakan untuk hidup bersih dan sehat akan selalu ceria dan aktif dalam segala aktifitas. Memberikan ruang bermain serta lingkungan yang bersih akan memotivasi anak untuk mulai hidup secara bersih dari sekarang hingga mereka dewasa. Hidup bersih tidak memerlukan biaya mahal, akan tetapi hidup bersih bisa kita mulai dengan menanamkan mindset yang tepat agar anak terus hidup dalam kebersihan dan bersih dalam kehidupan. Sehingga anak mampu mandiri kelak dewasa untuk terus menjaga kebersihan dan terbebas dari segala penyakit yang di akibatkan dari kotoran akibat dari pola hidup yang tidak bersih.

Nah demikian tadi 5 tips menjaga kesehatan anak, semoga artikel ini bermanfaat bagi semua orang tua yang ingin anaknya menjadi pribadi mandiri dalam menjaga kebersihan dari kecil hingga mereka dewasa. Baca terus artikel di blog dongeng anak ini, , masih banyak lagi cerita anak yang bagus untuk dibaca seperti Cerita Anak Muslim Kisah si Ravi Yang Sabar yang pastinya akan menambah wawasan bagi putra-putri anda, Salam.


Cerita Anak Muslim - Kisah si Ravi Yang Sabar

Cerita Anak Muslim Kisah si Ravi Yang Sabar - Kisah anak muslim kali ini bercerita tentang seorang anak yang bernama Ravi. Ravi sangat pintar bahkan ia selalu menjadi juara pertama terus di sekolahnya. Ia selalu membantu orang tuanya berjualan di pasar sebelum ia berangkat sekolah. Sebelum pergi ke pasar untuk membantu orang tuanya, ia selalu menyempatkan untuk shalat subuh berjamaah di mesjid dekat tempat tinggalnya.

Setelah membantu orang tuanya berjualan di pasar, ia lalu pergi berangkat ke sekolah. Sesampai di sekolah ia langsung belajar sebelum bel sekolah berbunyi. Ia sangat rajin dan pandai. Di kelas ia selalu menjadi teman yang baik dan paling sering membantu temannya yang sedang kesusahan. Tipe Ravi adalah anak Indonesia yang selalu menjadi perhatian banyak orang. Selain pintar ia juga selalu menjadi pemimpin di kelasnya. Sepulang sekolah Ravi selalu di temani oleh sepedanya yang sudah jelek sekali. Ia tidak khawatir kalau teman-temanya selalu mengejek sepeda bututnya. Karena ia selalu berprinsip kalau sepedanya memang butut akan tetapi masih bisa dipakai, jadi buat apa membeli yang baru.

Cerita Anak Muslim Kisah si Ravi Yang Sabar

Suatu hari si Ravi sedang berjalan pulang sekolah, namun ban belakang sepedanya kempes sehingga ia tidak bisa meneruskan perjalanan ke rumahnya, terpaksa ia harus berjalan kaki sambil menuntun sepedanya. Di tengah jalan ia bertemu dengan seorang kakek yang sedang beristirahat di tepi jalan. Si kakek ternyata sedang beristirahat melepas lelah siang itu. Dilihatnya oleh si Ravi kalau si kakek adalah seorang penjual daun jati.

Kemudian dihampirinya si kakek penjual daun jati tersebut, "Assalamu'alaikum kek.., kakek sedang apa disini?" tanya Ravi. "wa'alaikum salam cu, ohh...kakek sedang beristirahat disini, oh ya apakah kamu tahu dimana letak mushalla terdekat dari sini?" tanya si kakek kepada si Ravi.

"kalau mushalla itu masih jauh kek, kira-kira 30 menit berjalan kaki" kata si Ravi menjawab pertanyaan si kakek.

"Kenapa dengan sepedamu cu, sepedamu kok seperti sepeda usang dan tidak layak pakai ?" tanya si kakek. "Ah tidak kek, ini cuma kempes kok, aku masih bisa berjalan kok, lagi pula ini sepeda kesayanganku" kata si Ravi menjawab dengan melihat ke arah ban belakangnya yang kempes. Tak lama kemudian si kaki bangkit dari duduknya dan berkata, "Apakah kamu bisa membantu kakek membawakan daun jati dalam pikulan ini?", si Ravi melongok pikulan kakek itu yang berisi daun jati yang sangat banyak.

"oh bisa kek, tentu" kata Ravi. "Mau dibawa kemana kek daun jati ini?" tanya Ravi kembali.
"Daun jati ini ingin aku antar ke rumah seorang pedagang kota di ujung kampung ini, maukah kamu membantu kakek?" tanya kakek itu sekali lagi. "Siap kek, dengan senang hati" Ravi menjawab dengan sigap. "tapi bagaimana dengan ban sepeda mu yang masih kempes?" si kakek meragukan Ravi. "tenang kek, di ujung jalan sana ada bengkel sepeda, mungkin mereka punya pompa untuk ban sepedaku" kata si Ravi.

Tidak lama kemudian si Ravi segera menaikkan daun jati yang ada didalam pikulan kakek itu ke bagian belakang sepedanya. Lalu ia terus menuntun sepedanya ke bengkel sepeda yang tidak jauh dari situ. Kemudian setelah ban nya terisi angin, ia mulai mengayuh sepedanya dengan lancar.

Ravi tidak peduli dengan panas dan terik siang itu, padahal ia harus pulang ke rumah untuk shalat dan segera ke pasar kembali untuk membantu orang tuanya membereskan toko mereka di pasar.

Sesampainya di ujung jalan, ternyata si kakek sudah sampai terlebih dahulu. Ravi agak kaget, namun ia tidak ambil pusing, di bukanya tali pengikat pikulan daun jati dan ditaruhnya di atas tanah. "ini kek daun jatinya, nah sekarang aku pamit yah, mau pulang dulu, karena waktu shalat Zuhur sudah hampir tiba" si Ravi pamitan kepada si kakek. "terima kasih ya cu, atas pertolongan mu, kau anak yang sabar sekali" si kakek berkata kepada Ravi.

Waktu berlalu dengan cepat, hingga akhirnya suatu saat Ravi sedang bekerja di toko orang tuanya, ia dikejutkan dengan kedatangan seseorang ke tokonya. Dijawabnya salam orang tadi, lalu orang tadi bertanya "Apakah ini tokonya Ravi?" kata orang itu kepada Ravi. "ya pak ini toko saya, saya bernama Ravi" si Ravi menjawab pertanyaan orang itu. "Maaf ini ada titipan barang untuk mu" kata si orang itu, ternyata orang itu adalah seorang kurir yang mengirimkan sesuatu barang kepada Ravi.

"Barang apa pak" si Ravi makin penasaran. "Tolong tanda tangan disini, de" pinta si kurir. kemudian Ravi menandatangani surat serah terima yang ada amplopnya. Kemudian isi amplop itu ia baca. "Terima kasih cu, kau telah membantu kakek waktu itu, nah sebagai hadiahnya aku berikan kepadamu sepeda baru, untuk menggantikan sepeda butut-mu yang sudah usang itu" demikian isi surat dalam amplop itu berbunyi.

Sontak si Ravi kaget bukan kepalang, ternyata kakek yang ia tolong waktu itu adalah saudagar kaya yang sering membantu orang-orang yang sedang kesusahan, Kakek itu memang sering menyamar untuk bisa menolong orang yang miskin dan sedang dalam kesulitan. Akhirnya Ravi senang sekali mendapatkan hadiah sepeda baru dari si kakek penolong.

Hikmah Cerita Anak Muslim kisah si Ravi Yang Sabar kali ini adalah janganlah kita mengeluh dengan apa yang kita miliki saat ini, bersyukurlah dan bahagialah dengan apa yang kita miliki, sebab belum tentu apa yang kita miliki saat ini bisa membawa kita bahagia dunia dan akhirat. Nah untuk adik-adik yuk kita baca dongeng dan cerita anak yang lain seperti Dongeng Sebelum Tidur Kisah Kera Dan Ayam yang pastinya seru, menarik dan lucu. Salam

Dongeng Sebelum Tidur Kisah Kera Dan Ayam

Dongeng Sebelum Tidur Kisah Kera Dan Ayam - dongeng sebelum tidur kali ini tentang seekor kera dan ayam yang saling bersahabat dengan baik sejak lama. Si kera selalu membawakan makanan kepada ayam, begitu juga sebaliknya terkadang ayam membawakan makanan kepada si kera. Pada suatu hari si kera sedang jenuh dan berusaha untuk mencari makanan kesana kemari namun tidak berhasil. Hari semakin sore namun si kera tidak juga mendapatkan apa yang ia inginkan untuk dimakan pada hari itu. Sesampainya di hutan ia bertemu dengan sahabatnya ayam. Namun apa yang terjadi si kera malah melihat si ayam sebagai santapan lezat untuk hari itu. Nah bagaimana kelanjutan dongeng sebelum tidur ini?, yuk kita teruskan baca dongengnya.

Langsung saja si ayam kabur menghindari si kera yang sedang kelaparan. Si ayam berlari menuju pantai untuk bertemu dengan temannya si lumba-lumba. Ia menceritakan semuanya kepada lumba-lumba. Lumba-lumbapun sangat marah kepada si kera. Sebagai sahabat si ayam, lumba-lumba ingin memberi pelajaran kepada si kera agar menghormati arti persahabatan yang sesungguhnya.

Dongeng Sebelum Tidur Kisah Kera Dan Ayam


Akhirnya si kera menemukan si ayam dipinggir pantai, kemudian si kera berbicara kepada si ayam "Hai ayam yang manis..kemarilah kau, aku punya sesuatu yang bagus untukmu malam ini" rayu si kera kepada ayam. "Ahh..sudahlam kera, aku tahu kau akan memakanku khan, nah barusan aku sudah berbicara dengan si lumba-lumba kalau ada makanan enak di pulau seberang sana, kau mau ikut dengan aku tidak?" ajak si ayam.

Memang dasar si kera rakus, ia menuruti saja ajakan si ayam dan lumba-lumba untuk pergi ke pulau seberang sana.

Di perjalanan si kera dan ayam duduk dalam satu perahu yang didorong oleh lumba-lumba. Tak lama kemudian ayam berkokok sambil berkata "Sudah sampai belum....?". Si lumba-lumba menjawab "Ya sudah sampai, silahkan dipatuk-patuk". Mendengar jawaban si lumba-lumba, si ayam lansung mematuk perahu sampai berlubang, Si kera tidak sadar karena ia asyik berimajinasi kalau di pulau seberang sana banyak sekali makanan yang akan memuaskan perut si kera.

Akhirnya perahu-pun bocor dan air masuk ke dalam perahu dengan derasnya. Si ayam segera lompat ke punggung lumba-lumba dan si kera pun tinggal sendiri di perahu yang hampir tenggelam. Dan akhirnya ayam menyelamatkan diri dengan lumba-lumba ke daratan.

Nah makna dan hikmah Dongeng Sebelum Tidur Kisah Kera Dan Ayam kali ini adalah kita tidak boleh melukai persahabatan kita dengan teman kita dan tidak boleh melukai perasaan orang lain. Semoga cerita anak ini tidak kalah hebohnya dengan Cerita si Upik Memasak di Depan Rumah yang seru banget. jadi teruskan membaca dongeng lainnya di blog dongeng ini yaa.

Cerita si Upik Memasak di Depan Rumah

Cerita si Upik Memasak di Depan Rumah kali ini bercerita tentang seorang anak yang bernama Upik yang senang bermain masak-masakan. Upik memang seorang anak perempuan satu-satunya di rumah. Ia putri bungsu dari 3 bersaudara. Semua kakaknya selalu bermain robot yang menurut ia sangat membosankan. Upik selalu bermain bersama temani-temannya di halaman rumah.

"Teman-teman kita bermain boneka yuk" kata Upik. "Ah males ah, khan kemaren kita sudah bermain boneka, masak sekarang kita bermain boneka lagi" kata temannya.

Cerita si Upik Memasak di Depan Rumah


Mendengar itu si Upik langsung menawarkan untuk bermain masak-memasak di halaman. Spontan semua teman-temannya setuju. Dan langsung saja mereka berhamburan untuk mempersiapkan alat-alat untuk memasak. Ada yang mencari daun-daunan untuk memasak sayur-sayuran dan ada pula yang mencari kayu-kayu kecil sebagai bahan bakar untuk bermain masak-masakan.

Tak lama kemudian si Upik dan kawan-kawan sudah siap menyalakan api. Tapi api tak kunjung menyala. Dan salah satu teman Upik membawa sebotol minyak tanah dan "Buurrr...." api langsung menyala besar.

spontan anak-anak tersebut berhamburan dan berteriak "Api...api..". Dari dalam ibu Upik mendengar langsung menghampiri api yang sedang menyala dan langsung saja api tersebut padam oleh karung basah yang ditaruh diatas api tersebut.

"Upik kamu tidak apa-apa?...bagaimana yang lain? Tidak apa-apa semua?" tanya ibu kepada Upik dan teman-temannya. "Tidak bu, maafkan Upik bu" kata si Upik menyesal.

"Kalian mau belajar masak-memasak?,yuk ikut ibu ke dapur, kita akan buat kue pancong yang enak" ajak ibu kepada si Upik dan teman-temannya.

Si upik dan teman-temannya sangat senang sekali membantu ibu untuk memasak kue pancong di dapur.

Nah adik-adik, hikmah dari Cerita si Upik Memasak di Depan Rumah ini adalah janganlah kalian bermain-main dengan api, sebab api itu berbahaya dan bisa menimbulkan kebakaran. Yuk kita baca-baca dongeng anak yang lain di blog dongeng anak ini seperti cerita anak si Iyel naik CRL Komuterline yang seru.

Cerita Anak si Iyel Naik CRL Komuterline

Cerita Anak si Iyel Naik CRL Komuterline - Pada hari minggu Iyel hendak pergi ke kebun raya Bogor untuk bertamasya bersama ayah dan ibunya. Pagi sekali Iyel sudah bangun pagi pukul 5 pagi. Semuanya sudah dibereskannya mulai dari perlengkapan bermain sampai bekal makanan untuk di kebun raya Bogor. Akhirnya tepat pukul 7 pagi Iyel berangkat menuju stasiun dekat rumahnya.

Iyel sangat terkesan oleh pemandangan stasiun kereta saat itu. Dipandanginya stasiun kereta ketika ia baru sampai. Kemudian ia menunggu bersama ibunya, sementara sang ayah menuju loket untuk membeli tiket komuterline.

Setelah itu mereka masuk menuju peron stasiun. Disana mereka hanya menunggu sebentar soalnya tak lama kemudian datanglah komuterline yang mereka tunggu.



Begitu sampai pintu komuterline langsung terbuka dan tampak ruangan di dalam kereta yang lengang, maklum ini adalah hari minggu pagi dan banyak yang libur ke arah Bogor.

Kereta pun berangkat menuju bogor. Sepanjang jalan kereta berhenti di setiap stasiun, sampai akhirnya di stasiun Bogor.

"Ayah, apakah kereta ini juga lengang seperti ini di hari-hari kerja?" Tanya Iyel kepada ayahnya. "Tidak Iyel, kereta ini penuh sesak kalau hari kerja, karena kereta ini transportasi yang murah" kata ayahnya.

Iyel berfikir sejenak lalu bertanya lagi "penuh tapi tidak ada gangguan khan yah?". Si ayah hanya tersenyum kecut. Mungkin di benaknya keinginan sang putri adalah keinginan semua pengguna crl komuterline yang setiap harinya selalu ada gangguan.

Sejenak mereka terdiam dan bergegas meninggalkan stasiun Bogor menuju kebun raya Bogor untuk berekreasi.

Hikmah Cerita Anak si Iyel Naik CRL Komuterline ini adalah kita harus tetap semangat dan mengisi hidup ini dengan sesuatu yang bermanfaat. Untuk adik-adik masih banyak kumpulan cerita anak Indonesia di blog ini, seperti cerita anak si Vilda yang suka makan tomat. Sampai jumpa lagi yaa.
Back to Top